Tazakka Dikunjungi Kiai Gontor

Tazakka Dikunjungi Kiai Gontor

KH. Hasan Abdullah Sahal saat menggunting pita sebagai simbol pembukaan kegiatan Masjid Az Zaky PM Tazakka didampingi oleh KH. Dr. Abdullah Syukri Zarkasyi, MA, Ust. Anang Rikza Masyhadi, Bupati Yoyok Riyo Sudibyo, Duta Besar KH. M. Muzammil Basyuni, KH. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, MA, H. Alf Arslan Dujaid, dan disaksikan oleh jamaah

Acara pembukaan kegiatan di Masjid Az-Zaky Pondok Modern Tazakka dan Peletakan Batu Pertama Dua Gedung Asrama Santri dihadiri oleh Pimpinan Pondok Modern Contor beserta rombongan, pada Ahad (25/3) yang lalu. Mereka terdiri dari para ketua lembaga yang ada di Pondok Modern Gontor.

Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain: KH. DR. Abdullah Syukri Zarkasyi MA dan KH. Hasan Abdullah Sahal, keduanya selaku Pimpinan Pondok Modern Gontor. Keduanya didampingi oleh para ketua lembaga di Pondok Modern Gontor, antara lain: Ketua Umum Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Pusat, yang merupakan organisasi ikatan alumni Gontor di seluruh dunia, KH. Drs. Akrim Mari-yat, Dipl. Ed.

Turut serta pula diantaranya adalah: Rektor Institut Studi Islam Darussalam (ISID) Gontor, KH. DR. Amal Fathullah Zarkasyi, MA; Pengasuh Pondok Modern Gontor Putri, KH. DR. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, MA; serta Direktur KM I Gontor, KH. Masyhudi Sobari, MA.

Pimpinan dan Pengasuh PM Tazakka, Ustadz Anang Rikza mengungkapkan rasa syukur dan keharuan yang mendalam atas kehadiran para tamu istimewa dari PM Gontor tersebut. “Ini merupakan sejarah, karena kita dikunjungi oleh fullteam dari Gontor seperti ini, padahal kita ini pondoknya saja belum jadi. Subhanallah, ini rezekiyang besar buat Tazakka”, ungkapnya.
Ungkapan senada disampaikan juga oleh H. Niza Tirana dari Pekalongan yang juga alumnus PM Gontor tahun 1990. “Kunjungan fullteam seperti ini hampir tidak pernah terjadi, kecuali ke Pondok Cabang Gontor, kalau ke Pondok Alumni yang di Indonesiajumlahn-ya ada 250an pondok, saya belum pernah dengar, karena biasanya cuma dikunjungi oleh satu atau dua orang kiai saja” ujarnya.

Sementara itu, H. Nur Said Ali Ridho, Lc, MA, alumnus Gontor 1996 yang kini menjabatsebagai Ketua Jurusan Tafsir Hadis, UNSIQ Wonosobo, mengaku menyengajakan diri hadir bersama rekan-rekannya. “Makna dan dampak dari kunjungan para Kiai Gontor ke Tazakka sangat besar” lanjutnya. Sementara, Asikin, Kepala SDN Rowosari, Kendal, menyatakan ketertarikannya kepada Tazakka yang visioner. “Di situ akan dilahirkan kader-kader Islam yang ber-peran membawa Islam yang rahmatan lil ‘alamin” ujarnya.

Dalam sambutannya Pimpinan PM Gontor KH. DR. Abdullah Syukri Zarkasyi, MA memberikan apresiasi dan dukungan penuh dalam pembangunan PM Tazakka.

Bupati Batang, Bapak Yoyok Riyo Sudibyo dalam sambutannya mengungkapkan: “Tazakka ini kelak akan menjadi icon dan ke-banggaan bagi Batang”. Dirinya mengaku sangat terkesan begitu memasuki kampus PM Tazakka. “Saya kagum pada cita-cita Tazak┬Čka yang visioner dan penuh dedikasi, ini perlu ditiru” ungkapnya.

Bupati Yoyok temcama sekali sangat berkesan dengan motto-motto dan slogan hidup yang terpampang di spanduk-spanduk yang dipasang di dalam kampus. Sebagai purnawirawan TNI, ia menuturkan bahwa slogan-slogan tersebut seperti di militer. “Itu semacam doktrin yang bisa membentuk karakter dan kepribadian orang, insya Allah santri Tazakka kelak memiliki karakter yang baik dan kuat” ujarnya. la optimis bahwa Tazakka akan maju dan berkembang pesat karena menurut pengamatannya Tazakka telah menyiapkan sesuatu yang sangat prinsipil dan tepat yaitu kaderisasi.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa dirinya siap membantu Tazakka, karena pada hakekatnya kehadiran Tazakka akan sangat berarti untuk sebuah perubahan dan pemajuan masyarakat Batang khususnya dan Indonesia pada umumnya. “Yang jelas, saya bisa bantu Tazakka lewat tanda tangan, meskipun secara materi juga akan bantu, semoga ada rezeki, tapi kalau Tazakka minta satu tanda tangan, maka saya akan berikan sepuluh tanda tangan, tentu saja asal hal itu bermanfaat dan prosedural” tuturnya yang disambut dengan tepuk tangan hadirin. (@ syair)