Menko Zulhas Shalat Jum’at di Tazakka

👁️ 63 kali dibaca

Tazakka (30/1) — Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Dr. (H.C.) Zulkifli Hasan, S.E., M.M., melaksanakan shalat Jum’at berjamaah di Kampus Pondok Modern Tazakka bersama Pimpinan Pondok, para asatidz, serta seluruh santri. Kedatangan Menko Pangan yang akrab disapa Pak Zulhas tersebut disambut hangat oleh pimpinan Tazakka dan jajarannya. Beliau hadir bersama jajaran, dengan pengawalan patwal hingga ke lingkungan kampus.

Dalam kunjungan ini, Pak Zulhas turut didampingi oleh Bupati Kabupaten Batang, M. Faiz Kurniawan, S.H., M.H., sebagai bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Usai pelaksanaan shalat Jum’at berjamaah, Pak Zulhas diminta untuk menyampaikan pesan dan nasihat di hadapan seluruh santri. Pada kesempatan tersebut, K.H. Anang Rikza Masyhadi, M.A., Ph.D. selaku Pimpinan Pondok mengenalkan bahwa Pondok Modern Tazakka saat ini memiliki sekitar 960 santri yang berasal dari 27 provinsi di seluruh Indonesia.

Dalam tausiyahnya, Pak Zulhas menekankan pentingnya rasa syukur bagi para santri yang mendapatkan kesempatan menuntut ilmu di pesantren. Menurut beliau, pesantren merupakan tempat istimewa karena santri tidak hanya dibekali ilmu pengetahuan umum dan agama, tetapi juga dididik untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Tak hanya itu, beliau juga memberikan gambaran singkat mengenai kondisi ekonomi dan ketahanan pangan nasional, mulai dari kebijakan ekspor-impor pangan hingga tantangan yang dihadapi Indonesia ke depan.

Pak Zulhas mengingatkan agar generasi muda, khususnya para santri, tidak lalai dalam berpikir dan bersikap, karena merekalah calon pemimpin bangsa di masa depan.
“Hidup adalah pilihan, dan pilihan itulah yang akan menentukan masa depan kita,” tegasnya di hadapan para santri.

Menariknya, di akhir sesi, Pak Zulhas mengundang dua santri untuk maju ke depan, yakni Keysan Ramadhani (kelas 6) dan Ahda (kelas 5). Keduanya diberi pertanyaan seputar isu pangan nasional. Atas keberanian dan jawaban yang disampaikan, Pak Zulhas memberikan apresiasi berupa tablet kepada kedua santri tersebut.

Menutup rangkaian kegiatan, Kiai Anang menyampaikan harapannya agar dari Pondok Modern Tazakka kelak lahir para pemimpin bangsa, mulai dari anggota DPR hingga menteri yang berlatar belakang santri. “Santri yang Menteri, Menteri yang santri” Harap beliau.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *