Dari Pesantren ke Dunia Digital: Saatnya Santri Beraksi di Media Sosial

👁️ 25 kali dibaca

Pada era digital, batasan ruang dan waktu seolah memudar. Informasi bertaburan dalam hitungan detik, menjangkau siapa pun, di mana pun. Bagi kita sebagai santri, ini bukan sekadar kemajuan teknologi, tapi peluang emas untuk menyebarkan kebaikan di dunia maya. Media sosial sekarang dapat digunakan untuk menyebarkan nilai-nilai positif dan menginspirasi orang lain, bukan hanya sebagai tempat untuk berbagi cerita.

Perubahan digital ini merupakan peluang besar bagi kita untuk berdakwah, menginspirasi, dan menyuarakan nilai-nilai positif. Melalui platform digital, kita dapat menyebarkan kebaikan dari lingkungan pesantren yang kental dengan nilai-nilai agama dan pendidikan moral. Agar suara kebaikan dapat menggema lebih luas lagi.

Media sosial memiliki potensi yang sangat besar bagi santri. Media sosial dapat berfungsi sebagai ladang dakwah dan syiar agama di zaman modern. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk berdakwah, seperti Membangun Komunitas Positif, artinya kita membentuk komunitas dakwah yang berbagi kebaikan melalui situs web seperti Facebook, Instagram, dan TikTok.

Agar kita dapat berdaya di dunia digital, ada beberapa langkah yang dapat diambil. Misalnya, kita dapat belajar membuat konten positif, yang berarti tidak hanya menulis status, tetapi juga membuat video pendek, infografis, dan artikel yang menginspirasi; bekerja sama dengan santri lain untuk membuat kampanye kebaikan di media sosial, seperti gerakan sedekah online atau dakwah virtual; dan mengikuti pelatihan literasi digital, karena ada banyak kursus gratis yang tersedia.

Beberapa santri telah menunjukkan kemampuan mereka untuk berdakwah di internet. mereka dapat menyampaikan pesan-pesan positif ke ribuan bahkan jutaan orang melalui platform seperti TikTok, Instagram, bahkan YouTube.

Media sosial adalah “mimbar modern” yang dapat diakses oleh semua orang, termasuk kita sebagai santri. Santri dengan kemampuan literasi digital yang baik dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan inspirasi dan kebaikan di era teknologi saat ini.

Saatnya santri menjadi mahir di dunia digital, bukan hanya di kitab. Bayangkan jika setiap postingan kita menjadi ladang pahala. Bukan hanya viral, tapi juga membawa manfaat bagi banyak orang. Sudah siap menjadikan media sosial sebagai tempat menyebar inspirasi dan kebaikan?

Penulis: Al-ustadz Alwi Rahman, S.I.Kom.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *