Direktur KMI Sampaikan Data Santri, Guru, Hingga Alumni

👁️ 35 kali dibaca

Bapak Direktur KMI Pondok Modern Tazakka, K.H. M. Bisri, S.H.I., M.Si. dalam laporannya yang disampaikan pada acara Resepsi Khataman Santri Akhir KMI Angkatan X The Next Ibn Rushd menyampaikan beragam data, baik guru, santri, hingga sebaran alumni.

Pada tahun pelajaran 2025-2026 ini, jumlah santri seluruhnya adalah 925 santri. Mereka terbagi dalam 28 kelas, mulai dari kelas I hingga kelas VI. Mereka berasal dari 27 provinsi di seluruh Indonesia, dan ada pula santri yang berasal dari Malaysia.

Selain data santri berdasarkan daerah asalnya, pada kesempatan itu Kiai Bisri juga secara khusus memberikan apresiasi kepada santri-santri anggota klub sains yang memperoleh 8 medali internasional dan 17 medali di level nasional yang mereka dapatkan dari 14 even kompetisi sains. Prestasi ini membuktikan bahwa pesantren juga mampu bersaing dalam bidang sains dan teknologi.

Kiai Bisri secara khusus juga menyampaikan data santri kelas VI yang berjumlah 137 orang, dan merupakan jumlah alumni terbanyak selama 10 tahun terakhir. Dari jumlah itu, 91 orang merupakan santri program reguler, dan sisanya 46 orang yang belajar pada program intensif.

Selain data santri, Bapak Direktur juga menyampaikan data guru yang saat ini berjumlah 138 orang. Jumlah itu masih ditambah satu orang Mab’uts (utusan) dari Al-Azhar University dan 4 orang guru visit expert teacher.

Adapun berdasarkan pendidikan terakhir para guru, yang telah menyelesaikan S1 berjumlah 33 orang, magister sebanyak 27 orang, dan 3 orang guru telah menyelesaikan pendidikan doktoralnya. Adapun 75 guru lainnya merupakan alumni KMI yang 44 orang diantara mereka sedang kuliah di jenjang sarjana.

Data terakhir yang dipaparkan adalah data alumni. Hingga angkatan ke-IX, Tazakka telah meluluskan 591 orang. Maka, jika tahun ini akan meluluskan 137 orang, jumlah alumninya akan menjadi 728 alumni.

Saat ini, para alumni telah berkiprah di berbagai bidang. Ada yang menjadi dokter, guru atau dosen, TNI maupun Polri, pengusaha, dan beragam profesi lainnya sebagai lapangan perjuangan. Ada pula mereka yang sedang melanjutkan pendidikan di jenjang perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri. Mereka ada yang studi di Mesir, Yaman, Jordania, Jepang, China, Spanyol, Turki, dan lain sebagainya.

Beliau juga menambahkan informasi bahwa Pondok Modern Tazakka saat ini sudah menerima 90 orang santri baru yang telah dinyatakan lulus dalam ujian masuk gelombang pertama. Dan saat ini masih dibuka gelombang kedua dengan target 90 orang lagi. Sehingga nantinya Tazakka akan menerima 180 orang santri baru.

Di akhir laporannya, Kiai Bisri juga menyempatkan untuk memberikan pesan dan nasehat kepada calon alumni yang esok pagi akan dibacakan kelulusannya. Diantara nasehat beliau adalah pentingnya masa pengabdian sebagai masa emas untuk menempa diri. Menurutnya, masa pengabdian adalah cara untuk belajar memberi, memimpin, bertanggung jawab, memaknai ilmu lebih dalam, dan mengembangkan kapasitas diri.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *