Jelang Libur Ramadhan 1447 H, Santri Tazakka Urus Visa Perpulangan

👁️ 14 kali dibaca

Tazakka — Menjelang perpulangan santri pada akhir Semester II sekaligus menyambut datangnya libur Ramadhan 1447 H, suasana Pondok Modern Tazakka mulai dipenuhi semangat persiapan. Para santri tampak sibuk menyiapkan berbagai persyaratan administratif sebagai bagian dari prosedur perpulangan sebelum kembali ke rumah masing-masing.

Beberapa syarat perpulangan yang harus dipenuhi oleh para santri di antaranya adalah pembayaran daftar ulang, kerapihan rambut dan kuku, serta pembaruan (update) status perpulangan yang harus dilengkapi oleh setiap santri. Seluruh ketentuan tersebut menjadi bagian dari mekanisme kedisiplinan yang diterapkan oleh pondok agar perpulangan santri berjalan tertib dan terorganisir.

Berbeda dengan perpulangan pada umumnya, dalam perpulangan semester kedua ini para santri terlebih dahulu harus melewati sebuah gerbang imigrasi simbolis yang disiapkan oleh Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM). Melalui gerbang tersebut, para santri melakukan proses pengambilan paspor perpulangan serta visa, yang menjadi syarat bagi mereka untuk meninggalkan lingkungan pondok dan kembali ke rumah selama masa liburan Ramadhan.

Proses ini diikuti oleh seluruh santri kelas 1 hingga kelas 4 yang mendapatkan izin untuk pulang ke rumah. Pelaksanaannya dilakukan setelah rangkaian kegiatan Silaturahim Akbar bersama pimpinan pondok serta pelaksanaan shalat Tarawih berjamaah. Setelah shalat Tarawih selesai, para santri secara tertib menuju pusat imigrasi dengan membawa seluruh dokumen dan syarat perpulangan yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Dalam pelaksanaannya, Kabinet OPPM Progresif dan Inspiratif menyiapkan sebuah portal imigrasi yang berlokasi di lapangan futsal pondok sebagai pusat pelayanan perpulangan santri. Adapun petugas yang melayani proses tersebut adalah Kementerian Keamanan dan Ketertiban OPPM, yang berperan sebagai petugas imigrasi. Mereka bertugas mengatur alur antrean, memeriksa kelengkapan syarat perpulangan, serta menyerahkan paspor dan visa perpulangan kepada para santri yang telah memenuhi seluruh ketentuan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari mekanisme administrasi perpulangan, tetapi juga memiliki nilai edukatif bagi para santri. Melalui simulasi alur imigrasi tersebut, para santri diperkenalkan dengan tata cara yang menyerupai proses keimigrasian yang sesungguhnya. Dengan demikian, diharapkan para santri dapat memahami serta terbiasa dengan prosedur tersebut apabila suatu saat melakukan perjalanan ke luar negeri.

Lebih dari itu, pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi representasi dari semangat dan visi Pondok Modern Tazakka yang terangkum dalam slogan “From Tazakka to The World.” Melalui kegiatan ini, pondok tidak hanya mengatur perpulangan santri secara tertib, tetapi juga menanamkan wawasan global serta kedisiplinan administratif kepada para santri sebagai bekal untuk menghadapi dunia yang lebih luas di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *