Tazakka Gelar Debat Terbuka Kandidat Calon Presiden OPPM dan Panglima Mabes KGP

👁️ 21 kali dibaca

Tiga calon kandidat Presiden Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dan tiga calon Panglima Mabes Koordinator Gerakan Pramuka (KGP) Pondok Modern Tazakka mengikuti debat terbuka pada Jumat malam, 30 Oktober 2026. Bertempat di Masjid Az-Zaky, forum ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pengujian kelayakan calon pemimpin sebelum mengemban amanah kepemimpinan organisasi.

Tiga kandidat calon Presiden OPPM yang mengikuti forum tersebut adalah Satria Radha Bahari (5E) asal Pekalongan, Naufal Dzaky Sadewa (5C) asal Bekasi, dan Subadar (5B) asal Gresik. Sementara itu, kandidat calon Panglima Mabes KGP terdiri atas M. Fawwaz Abaihaqy (5B) asal Sukoharjo, M. Akmal Surya (5B) asal Salatiga, dan Mulyawan Akbar (5C) asal Tegal.

Forum dipandu melalui sejumlah sesi yang dirancang untuk menguji berbagai aspek kepemimpinan para kandidat. Kegiatan diawali dengan penyampaian visi dan misi, dilanjutkan sesi tanya jawab bersama panelis, serta tanya jawab antarkandidat. Pada sesi terakhir, masing-masing calon diberikan kesempatan menyampaikan closing statement untuk menegaskan komitmen, prinsip, dan kesiapan mereka apabila dipercaya memimpin organisasi.

Adapun panelis yang menguji para kandidat adalah Al-Ustadz H. Hawin Aulia Abdullah, Lc. (Kepala Departemen Pengasuhan Santri), Al-Ustadz H. Hakim As Shidqi, M.Pd.I. (Wakil Direktur KMI), dan Al-Ustadz Nur Mahmudi, S.Pd.I., M.Psi. (Kepala Mabikori Tazakka). Pertanyaan yang diajukan mencakup aspek kepemimpinan, integritas, kedisiplinan, komunikasi, kemampuan mengambil keputusan, hingga tanggung jawab dalam menghadapi berbagai persoalan organisasi.

Lebih dari sekadar ajang adu argumentasi, forum ini merupakan bagian dari proses pendidikan kepemimpinan yang menempatkan kualitas gagasan dan karakter kepemimpinan sebagai tolok ukur utama. Dari forum tersebut, para kandidat tidak hanya dituntut mampu menyampaikan visi dan gagasan, tetapi juga menunjukkan kesiapan menerima perbedaan, mempertanggungjawabkan pemikiran, serta memahami amanah kepemimpinan yang akan diemban.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *