Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, Tazakka Gelar Khataman Al-Qur’an, Dzikir, dan Doa Bersama

👁️ 22 kali dibaca

Tazakka – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Pondok Modern Tazakka menggelar kegiatan khataman Al-Qur’an, dzikir, dan doa bersama pada Senin (15/6/2026) di Masjid Az-Zaky. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri, asatidz, serta jajaran pimpinan pondok sebagai bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar spiritual memasuki tahun baru Islam.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pimpinan Pondok Modern Tazakka KH. Anizar Masyhadi, M.A., Direktur KMI KH. M. Bisri, S.H.I., M.Si, Wakil Pengasuh KH. Oyong Sufyan, Lc., M.A., Ph.D. Syaikh Muhammad Basyir Aboelsayed Fadl, Lc. serta Dr. Yaman Istwani

Rangkaian kegiatan diawali dengan khataman Al-Qur’an yang dipimpin oleh KH. Oyong Sofyan. Suasana khidmat terasa memenuhi Masjid Az-Zaky saat para santri dan asatidz bersama-sama menyelesaikan bacaan Al-Qur’an sebagai ungkapan syukur atas berbagai nikmat yang telah Allah SWT berikan.

Setelah khataman, acara dilanjutkan dengan dzikir dan doa bersama. Momentum pergantian tahun Hijriah ini dimanfaatkan sebagai sarana muhasabah, refleksi diri, serta memperkuat tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa mendatang.

Dalam sambutannya, Dr. Yaman Istwani menyampaikan pesan kepada para santri untuk memahami makna hijrah sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW. Beliau menjelaskan bahwa hijrah bukan sekadar perpindahan dari satu tempat ke tempat lain, melainkan perpindahan tujuan hidup menuju ridha Allah SWT. Menurutnya, Rasulullah SAW memberikan gambaran yang sangat jelas bahwa seseorang yang berhijrah karena Allah dan Rasul-Nya akan memperoleh pahala hijrah yang sempurna, sedangkan orang yang berhijrah demi kepentingan dunia, kedudukan, atau tujuan pribadi lainnya, maka ia hanya akan mendapatkan apa yang menjadi tujuan tersebut.

Sementara itu, Syaikh Muhammad Basyir Aboelsayed Fadl, Lc. juga memberikan tausiyah yang menekankan bahwa esensi hijrah adalah memerangi hawa nafsu, karena musuh terbesar manusia sering kali bukan berasal dari luar dirinya, melainkan dari dorongan nafsu yang mengajak kepada keburukan. Oleh karena itu, setiap Muslim hendaknya menjadikan momentum Tahun Baru Hijriah sebagai sarana muhasabah, memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, dan memperkuat tekad untuk senantiasa istiqamah di jalan yang diridhai Allah SWT.

Pada kesempatan yang sama, KH. Anizar Masyhadi, M.A. mengajak seluruh santri untuk memaknai hijrah sebagai proses perubahan dari keadaan yang kurang baik menuju keadaan yang lebih baik. Menurut beliau, Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian kalender, tetapi momentum untuk memperbaiki diri, memperkuat ibadah, dan menata masa depan dengan lebih terarah.

Beliau juga menekankan pentingnya menuntut ilmu sebagai investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat sepanjang kehidupan. Santri diingatkan agar memanfaatkan masa belajar dengan sebaik-baiknya serta tidak menyia-nyiakan waktu yang telah Allah berikan.

“Kunci keberhasilan seseorang terletak pada kemampuannya mengatur waktu. Orang yang berhasil adalah orang yang mampu mengelola waktunya dengan baik. Begitu pula orang yang terbiasa dengan pola hidup yang baik, maka ia telah menempuh setengah jalan menuju kesuksesan,” pesan beliau di hadapan para santri.

Usai pelaksanaan shalat Maghrib berjamaah, seluruh keluarga besar Pondok Modern Tazakka mengikuti makan malam bersama dalam suasana penuh keakraban dan rasa syukur menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1448 H.

Melalui kegiatan ini, Pondok Modern Tazakka berharap seluruh santri dapat memasuki tahun baru dengan semangat hijrah yang lebih kuat, meningkatkan kualitas ilmu dan amal, serta terus mempersiapkan diri menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *