3 Masayikh Oman Kunjungi Pondok Modern Tazakka

👁️ 14 kali dibaca

Pondok Modern Tazakka menerima kunjungan tiga masayikh asal Kesultanan Oman pada Selasa (1/9/2026). Ketiganya adalah Shaikh ‘Abdullah bin Sa‘d al-Ma‘mari, Da’i Kementerian Wakaf Kesultanan Oman, Shaikh Muhammad bin Khātim al-Dzihli, Sekretaris Fatwa Kesultanan Oman, dan Shaikh ‘Ādil bin ‘Abdullah al-Jahdlomi, Dosen Sultan Qaboos University. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda silaturahmi dan pertukaran wawasan keilmuan antara para masayikh dengan keluarga besar Pondok Modern Tazakka.

Kedatangan ketiga masayikh diterima langsung oleh Pimpinan dan Pengasuh Pondok Modern Tazakka, Direktur KMI, Wakil Pengasuh, Wakil Direktur KMI, Mabust Al-Azhar, serta para kepala lembaga dan departemen. Pertemuan berlangsung di Ruang Pimpinan Pondok Modern Tazakka dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Dalam pertemuan tersebut, para tamu dan jajaran pimpinan pondok berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan pendidikan, dakwah, serta pengembangan wawasan keislaman.

Usai pertemuan, ketiga masayikh berkesempatan menyampaikan tausiyah dan berbagi ilmu di hadapan seluruh santri dan guru Pondok Modern Tazakka. Kegiatan tersebut berlangsung selepas pelaksanaan salat Isya berjamaah di Masjid Az-Zaky. Para santri mengikuti tausiyah dengan antusias, terlebih materi disampaikan langsung oleh para ulama dan akademisi yang datang dari Kesultanan Oman.

Suasana kegiatan semakin interaktif ketika ketiga masayikh menguji hafalan Al-Quran sejumlah santri tahfidz. Para santri mendapat kesempatan untuk menyetorkan hafalan dan berinteraksi secara langsung dengan para masayikh. Momen tersebut menjadi bagian yang menarik bagi para santri karena selain menguji kemampuan hafalan mereka juga memperoleh hadiah dari para masayikh.

Kunjungan tiga masayikh Oman tersebut menjadi kesempatan bagi keluarga besar Pondok Modern Tazakka untuk memperluas silaturahmi dan memperkaya pengalaman keilmuan melalui perjumpaan dengan ulama dan akademisi internasional. Interaksi secara langsung dengan para masayikh juga memberikan ruang bagi santri dan guru untuk mengenal lebih dekat tradisi keilmuan dan dakwah di Kesultanan Oman.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *